Kamis, 11 September 2014

Himpunan Entitas Lemah

Himpunan entitas lemah berisi entitas-entitas yang kemunculannya tergantung pada eksistensinya. Himpunan entitas lemah berisi entitas-entitas yang kemunculannya tergantung pada eksistensinya dalam sebuah relasi terhadap entitas lain (strong entity). Himpunan entitas yang demikian biasanya tidak memiliki atribut yang dapat berfungsi sebagai key, yang benar-benar dapat menjamin keunikan entitas di dalamnya. Sebagai contoh, untuk melengkapi data pegawai kita juga ingin mengelola data hobbi  dan nama orang tua. Berikut adalah contoh fakta yang dapat kita gunakan beserta relasi yang terjadi :




 Dengan fakta tersebut, dapat kita lihat bahwa entitas pegawai berelasi satu-ke-satu dengan entitas orang tua dan berelasi satu-ke-banyak dengan entitas hobbi, sehingga, sehingga kita dapat menggambarkan Diagram E-R sebagai berikut:


Data Orang-Tua dan Hobbi di atas dapat digolongkan sebagai himpunan entitas lemah(yang dalam Diagram E-R dinyatakan dengan kotak bergaris ganda), karena kemunculannya sangat bergantung pada adanya relasi dengan entitas yang ada pada himpunan entitas Pegawai.


Daftar pustaka : 

  • Fathansyah(2012).Basis Data.Bandung: Penerbit Informatika.


Baca Selengkapnya >>>

Sabtu, 06 September 2014

Atribut deskriptif dan key,Relasi, Diagram E-R

Pada pertemuan ke 4, Mata Kuliah basis data membahas tentang Atribut,Relasi dan Perancangan diagram ER. Di postingan ini saya akan membahas tentang Atribut  deskriptif dan key,Relasi, Diagram E-R

Atribut  deskriptif dan key
Ada 3(tiga) macam key yang dapat diterapkan pada suatu table, yaitu :

  •          Superkey
  •          Candidate-Key
  •          Key Primer(Primary-Key)

SuperKey adalah kumpulan atribut yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah table secara unik. Contohnya pada table mahasiswa yang dapat menjadi Superkey adalah :

  •          (nim,nama_mhs,alamat_mhs,tgl_lahir)
  •          (nim,nama_mhs,alamat_mhs)
  •          (nama_mhs), jika memang tidak ada nilai yang sama.
  •          (nim)

Candidate-Key adalah kumpulan atribut minimal yang membedakan setiap baris data dalam sebuah table secara unik. Contohnya pada table mahasiswa, yang dapat menjadi Candidate-Key :
  •          (nim)
  •          (nama_mhs), jika memang tidak ada nilai yang sama.


Relasi

Relasi adalah hubungan antar tabel yang memisalkan hubungan antar objek di dunia nyata. Relasi mempresentasikan hubungan antara table dan hubungannya di dunia nyata. Hubungan yang dapat dibentuk dapat mencakup 3 macam hubungan, yaitu :

  •         One-To-One (1-1)



Contoh relasi One-To-One
Artinya setiap  satu table  A memiliki hubungan dengan table B tetapi hubungannya paling banyak satu baris pada table B. Contohnya : relasi antara tabel mahasiswa dan tabel orang tua. Satu baris mahasiswa hanya berhubungan dengan satu baris orang tua begitu juga sebaliknya.

  •         One-To-Many (1-N)



contoh relasi one-to-many
Artinya  "Setiap baris data dari table A  dapat dihubungkan ke satu baris atau lebih data pada tabel ke B". Contohnya : relasi perwalian antara tabel dosen dan tabel mahasiswa. Satu baris dosen atau satu dosen bisa berhubungan dengan satu baris atau lebih mahasiswa.
  •          Many-To-Many (N-M)



contoh relasi many-to-many
Artinya  "Satu baris atau lebih data pada tabel A bisa dihubungkan ke satu atau lebih baris data pada tabel B". Artinya ada banyak baris di tabel satu dan tabel dua yang saling berhubungan satu sama lain. Contohnya : relasi antar tabel mahasiswa dan tabel mata kuliah. Satu baris mahasiswa bisa berhubungan dengan banyak baris mata kuliah begitu juga sebaliknya.

Diagram E-R

Entity-Relationship Model (ERM) merupakan bentuk abstrak dan konseptual merepresentasikan data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan interaksi antar tabel. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau ERD.
Notasi-notasi simbolik diagram E-R yang digunakan adalah :
·         Persegi panjang, menyatakan Himpunan Entitas.
·         Lingkaran/Elips, menyatakan Atribut.
·         Garis, penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya.
·         Kardinalitas Relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis cabang atau dengan pemakaian angka(1 dan 1 untuk relasi satu-ke-satu, dan N untuk relasi satu-ke-banyak atau N dan N untuk relasi banyak ke banyak).

  Contoh Notasi :




Contoh Penggambaran relasi antara himpunan entitas lengkap dengan kardinalitas relasi dan atribut-atributnya menggunakan diagram E-R :
1.       Relasi satu-ke-satu(one-to-one)
Contoh :
Relasi antara himpunan entitas Dosen dengan himpunan entitas Jurusan. Disini seiap dosen paling banyak mengepalai satu jurusan dan setiap jurusan pasti dikepalai oleh paling banyak satu orang dosen. Penggambarannya :




Gambar Diagram E-R untuk relasi satu ke satu


2.       Relasi satu-ke-banyak(one-to-many)
Contoh :
Pada relasi ini, setiap dosen dapat mengajar lebih dari satu mata kuliah, tetapi setiap mata kuliah diajar hanya oleh paling banyak satu orang dosen .Penggambarannya :


Gambar Diagram E-R untuk relasi satu ke banyak

3.       Relasi banyak-ke-banyak(many-to-many)
Contoh :
Pada relasi ini, setiap mahasiswa dapat mempelajari lebih dari satu mata kuliah. Demikian juga sebaliknya, setiap mata kuliah dapat dipelajari oleh lebih dari satu orang mahasiswa. Penggambarannya :



Gambar Diagram E-R untuk relasi banyak ke banyak

Daftar pustaka : 

  • Fathansyah(2012).Basis Data.Bandung: Penerbit Informatika.
  • Fairuz(2010). Sistem Basis data-Entity Relationship Diagram(ERD). Fromhttp://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/,16 Maret 2010
  • Nata(2012). Diagram E-R, Apa itu diagram E-R ?. From http://fgnata.blogspot.com/2012/09/diagram-e-r-apa-itu-diagram-e-r.html, 26 September 2012
  • Febi(2011). Pengenalan relasi tabel database. From http://duniafeb.blogspot.com/2011/03/pengenalan-relasi-tabel-database.html, Maret 2011
Baca Selengkapnya >>>

Selasa, 02 September 2014

implementasi DBMS(Database Management System)

Database Management System  adalah sebuah perangkat lunak untuk pengelolaan basis data yang dapat menentukan pengorganisasian data, pengubahan data, pengambilan kembali data setelah diolah. DBMS dapat menerapkan pengamanan data, pemakaian data bersama-sama, dan sebagainya.

implementasi dari DBMS digunakan untuk membangun websiteyaitu MySQL.

Beberapa perangkat lunak yang memiliki fungsi DBMS yaitu : dBase, FoxBase, Rbase, Microsoft-Access, MS-SQL Server, Oracle Database, IBM DB2, Informix, dan lain lain.

DBMS yang besar seperti Oracle, MS-SQL Server) dirancang secara terpisah dari aplikasi basis datanya.

Model-model DBMS memiliki karakteristik :


  • Keseragaman
          Dari banyaknya data dikelola dengan struktur dan ukuran(byte) yang sama.

  • Berorientasi Record 
          Terdiri dari satuan-satuan data utama terdiri dari record-record yang panjangnya sama.

  • Satuan Data Kecil
          Ukuran setiap record relatif pendek.

Keuntungan dari implementasi DBMS adalah :
 -Penggunaan data bersama-sama
 -keamanan data
 -Mengurangi data yang rangkap

Daftar Pustaka 


  • Fathansyah(2012).Basis Data.Bandung: Penerbit Informatika.
Baca Selengkapnya >>>